RAJABERITA.id – Dua pria yang diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu berupaya melarikan diri saat digerebek personel Satresnarkoba Polrestabes Medan di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Polonia. Keduanya bahkan melompati atap rumah warga sebelum akhirnya ditangkap polisi.
Kedua tersangka berinisial H (43) dan SS (34) ditangkap pada Selasa (1/9/2026) siang. Polisi sebelumnya menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan keduanya.
H dan SS diketahui merupakan pendatang yang menyewa sebuah rumah di kawasan tersebut sejak Juli 2026.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan sebelum menggerebek rumah yang ditempati kedua tersangka.
Namun, saat petugas hendak melakukan penangkapan, keduanya melarikan diri melalui atap rumah.
“Keduanya merupakan pengedar dan bandar. Saat petugas akan melakukan penangkapan, keduanya berupaya kabur dengan memanjat atap rumah yang jalur escape-nya sudah mereka siapkan. Keduanya melompat dari satu atap rumah ke atap rumah yang lain sekitar 10 rumah bak Spiderman,” kata Rafli, Kamis (10/9/2026).
Mengetahui kedua tersangka kabur melalui atap, polisi membagi tim. Sejumlah personel mengejar dengan memanjat atap rumah warga, sementara petugas lainnya mengepung kawasan tersebut.
Upaya itu membuahkan hasil. H dan SS akhirnya ditangkap di salah satu atap rumah warga yang berjarak sekitar 20 meter dari rumah kontrakan mereka.
“Dengan kesigapan tim, keduanya kemudian kami ringkus. Kami menemukan empat paket narkotika jenis sabu, sejumlah uang, timbangan elektrik, plastik pembungkus narkoba, dan dua unit handphone,” ujar Rafli.
Polisi menduga aktivitas peredaran narkoba keduanya telah berlangsung sekitar dua bulan, atau sejak mereka menyewa rumah tersebut.
Menurut polisi, kedua tersangka juga diduga berpindah-pindah tempat untuk mengedarkan narkoba guna menghindari pemantauan petugas.
Rafli mengatakan pihaknya masih memburu pemasok sabu kepada kedua tersangka.
“Kami sedang mengejar pemasok narkoba kepada kedua pelaku. Kami pastikan tidak akan ada ruang sekecil apa pun bagi pelaku narkoba,” katanya.
Polisi kini masih mendalami jaringan peredaran narkotika yang melibatkan kedua tersangka.





