RAJABERITA.id – Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi memprihatinkan dugaan pemalakan terhadap seorang kakek penjual kerupuk keliling.
Insiden tersebut diketahui terjadi di kawasan perumahan Soreang Residence, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Berdasarkan unggahan yang pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Yayan Heryanto pada Rabu, (23/9), peristiwa ini langsung memancing reaksi keras dan kemarahan dari warganet.
Dalam potongan video rekaman CCTV yang beredar luas, terlihat seorang pria paruh baya yang mengendarai sepeda motor menghampiri sang kakek pedagang kaki lima tersebut.
Dengan menggunakan modus meminta “uang keamanan” lingkungan, pelaku secara sepihak mendesak korban untuk menyerahkan uang tunai sebesar Rp100.000.
Mirisnya, pelaku dengan tega melakukan tindakan tersebut kepada lansia yang sehari-hari harus berjalan kaki demi menjajakan dagangannya demi pundi-pundi rupiah yang tak seberapa.
Menurut informasi dari pengunggah video, aksi pemerasan dengan dalih uang koordinasi atau keamanan ini ternyata tidak hanya menyasar sang kakek penjual kerupuk, melainkan beberapa pedagang kecil lainnya, termasuk pedagang cilok yang kerap melintasi kompleks perumahan tersebut juga ditengarai ikut menjadi korban pemalakan serupa.
Sontak, video tersebut dipenuhi ribuan komentar kecaman di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan Facebook.
Mayoritas netizen mengaku tak tega melihat perjuangan lansia yang mencari nafkah halal justru harus terhambat oleh aksi premanisme jalanan.
Warganet pun beramai-ramai menandai akun resmi kepolisian setempat agar mengusut tuntas kasus ini melalui petunjuk nomor pelat kendaraan pelaku yang sempat terekam cukup jelas.
“Dzolim banget, jualan kerupuk untungnya gak seberapa, jalan kaki keliling kompleks, mintanya gak tanggung-tanggung Rp100 ribu,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap agar pihak berwajib dari Polresta Bandung atau Polsek Soreang segera turun tangan guna mengamankan pelaku demi memberikan rasa aman bagi para pedagang kecil di kawasan Soreang dan sekitarnya.





